Friday, April 4, 2014

Packet Switching dan Paket Switching

Packet Switching Merupakan pengembangan dari Circuit Switching merupakan jaringan telekomunikasi yang awalnya digunakan untuk komunikasi suara seperti telephone. Dengan perkembangan komunikasi data circuit switching mulai melakukan transmisi bukan hanya suara tetapi juga data. Pada koneksi suara circuit switching bekerja baik karena sebagian waktu dipakai untuk satu pihak, seperti halnya telephone antara dua orang yang bergantian berbicara. Akan tetapi pada koneksi maupun komunikasi data waktu yang dipakai terbuang, misal koneksi dari satu host ke server akan banyak waktu nya idle. Sehingga circuit switching kurang efisien diterapkan pada komunikasi data.

Packet Switching merupakan suatu teknik komunikasi data yang terjadi pada Protocol WAN dimana data ditranmisikan kedalam paket-paket data dan apabila terdapat suatu data atau message panjang dan melebihi kapastitas transmisi akan dipotong menjadi barisan-barisan paket yang kecil. Setiap paket untuk dikirim terdiri dari data user dan info control. Info control sendiri merupakan suatu info pada paket data dan berisi alamat tujuan dimana paket tersebut dapat ditransfer melalui jaringan untuk mencapai tujuan.

Pada packet switching packet data akan dikonfersi kebentuk data rate yang mana dua buah station berbeda data rate nya dapat saling berhubungan dan tukar informasi. Apabila traffic suatu jaringan mulai padat akan dilakukan pemblokan pada packet/call yang akan diterima, hal ini dilakukan melihat kondisi beban traffic jaringan lagi padat dan jika traffic mulai menurun maka call akan diijinkan masuk. Untuk packet switched network packet diijinkan masuk tetapi delay delivery akan bertambah sesuai banyaknya packet yang masuk. Untuk delay waktu akan diprioritaskan pada packet yang pertama kali diterima dan selanjutnya. Berbeda untuk circuit switching koneksi packet data harus dengan data rate yang konstan artinya setiap perangkat yang terhubung dengan perangkat lain mengirimkan rate data yang sama. Dan hal ini yang membatasi koneksi suatu host dengan workstation.

Kelebihan
1. Jalur efisiensi yang lebih besar

  • Jalur dari simpul ke simpul dibagi secara dinamik beberapa paket sepanjang waktu. 
  • Paket diantrikan dan ditransmisi secepat mungkin.
  • Waktu pada link node-to-node adalah dialokasikan terlebih dahulu menggunakan time-division multiplexing.

2. Konversi rate data

  • Setiap stasiun terhubung ke simpul lokal pada rate data yang sesuai.
  • Simpul pengangga data di butuhkan untuk penyangga rate.
  • Dua buah station yang berbeda data-ratenya dapat saling menukar paket.

3. Paket dapat diterima meskipun sedang sibuk

  • Pengiriman dapat saja terlambat.

4. Skala Prioritas dapat digunakan

  • Paket dapat ditransmisikan pertama kali berdasarkan prioritas yang lebih tinggi.
  • Paket mempunyai delay yang lebih kecil daripada lower-priority packets.

Contoh Aplikasi
TCP/IP protokol adalah jaringan dengan teknologi “packet Switching” yang berasal dari proyek DARPA (development of Defense Advanced Research Project Agency) di tahun 1970-an yang dikenal dengan nama ARPANET.
Jaringan ATM adalah jaringan Packet-switching karena konsep ATM mirip dengan konsep yang digunakan packet switching yaitu transfer informasi dilakukan dalam format sel (informasi yang akan dikirim dibagi menjadipotongan-potongan dengan ukuran tertentu) yang sifatnya connection-oriented artinya sebelum transfer informasi dilakukan harus dibangun hubungan terlebih dahulu atau definisikan sebagai protokol yang berfungsi sebagai interface untuk menghubungkan komputer dengan komputer lainnya, membuat tiap komputer yang terintegrasi di dalamnya dapat berkomunikasi atau bertukar informasi dengan kecepatan tinggi(sampai dengan 155Mbps).
GPRS adalah teknologi packet Switching data pada GSM. Teknologi yang dikenal sebagai generasi 2.5 ini, merupakan pengembangan dari teknologi Circuit Switching pada GSM.
Protokol bluetooth menggunakan sebuah kombinasi antara circuit switching dan packet switching. Protocol ini dapat mendukung 1 kanal data asinkron, 3 kanal suara sinkron simultan atau 1 kanal dimana secara bersamaan mendukung layanan data asinkron dan suara sinkron. Setiap kanal suara mendukung 1 kanal suara sinkron 64 kb/s. Kanal asinkron dapat mendukung kecepatan maksimal 723,2 kb/s asimetris, dimana untuk arah sebaliknya dapat mendukung sampai dengan kecepatan 57,6 kb/s. Sedangkan untuk mode simetris dapat mendukung sampai dengan kecepatan 433,9 kb/s.
Teknik Switching
Stasiun pemecah pesan yang panjang dalam bentuk paket
Paket dikirim segera ke jaringan
Paket dikemas dalam 2 cara :
Datagram (sebuah paket data yang mengandung alamat terminal atau komputer yang dituju dan bersifat bebas/terpisah dari paket lain yang berkaitan dengan transaksi yang sama)
Circuit Virtual
Rute sudah direncanakan dahulu, sebelum paket-paket dikirim.
Koneksi dibangun antara permintaan dan penerimaan.
Setiap paket mempunyai identifikasi sirkuit virtual sebagai alamat tujuan.
Setiap paket dapat mencari jalur sendiri.
Datagram
Pada datagram tiap paket bisa diroutekan berbeda, misalnya station A akan kirim paket 1, 2, dan 3. Route A menuju E ada dua route, maka kemungkinan paket 1 menempuh route yang berbeda dengan paket 2 tergantung dari kepadatan masing-masing jalur.
Datagram eksternal dan internal
Jaringan mempunyai satu stasiun sumber, A dan dua stasiun tujuan yakni B dan C. Paket yang akan dikirimkan ke stasiun B diberi label alamat stasiun tujuan yakni B dan ditambah nomor paket sehingga menjadi misalnya B.1, B.37, dsb. Demikian juga paket yang ditujukan ke stasiun C diberi label yang serupa, misalnya paket C.5, C.17, dsb.
Stasiun A mengirimkan enam buah paket. Tiga paket ditujukan ke alamat B. Urutan pengiriman untuk paket B adalah paket B.1, Paket B.2 dan paket B.3. sedangkan tiga paket yang dikirimkan ke C masing-masing secara urut adalah paket C.1, paket C.2 dan paket C.3. Paket-paket tersebut sampai di B dengan urutan kedatangan B.2, paket B.3 dan terakhir paket B.1 sedangan di statiun C, paket paket tersebut diterima dengan urutan C.3, kemudian paket C.1 dan terakhir paket C.2. Ketidakurutan ini lebih disebabkan karena paket dengan alamat tujuan yang sama tidak harus melewati jalur yang sama. Setiap paket bersifat independen terhadap sebuah jalur. Artinya sebuah paket sangat mungkin untuk melewati jalur yang lebih panjang dibanding paket yang lain, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke alamat tujuan berbeda tergantung rute yang ditempuhnya.
Circuit Virtual
Sebuah route antara station dikonfigurasi sebelum terjadi transfer data. Node tidak perlu melakukan routing decision untuk tiap paket, dilakukan hanya sekali dan berlaku untuk semua paket. Jika ada dua station yang akan saling menukar data dalam periode waktu tertentu, maka dapat dipastikan keuntungan banyak diperoleh jika menggunakan virtual circuit. Pertama, jaringan menyediakan pelayanan yang berhubungan dengan virtual circuit termasuk sequencing and error-control. Sequencing berfungsi apabila semua paket mengambil route yang sama. Error control adalah pelayanan untuk meyakinkan semua paket dapat tiba di tujuan, tapi juga tiba dengan paket yang benar-benar diinginkan, tidak ada cacat.
Virtual circuit eksternal dan internal
Stasiun A mengirimkan 6 paket. Jalur antara A dan B secara logik disebut sebagai jalur 1, sedangkan jalur antara A dan C disebut sebagai jalur 2. Paket pertama yang akan dikirimkan lewat jalur 1 dilabelkan sebagai paket 1.1, sedangkan paket ke-2 yang dilewatkan jalur yang sama dilabelkan sebagai paket 1.2 dan paket terakhir yang dilewatkan jalur 1 disebut sebagai paket 1.3. Sedangkan paket yang pertama yang dikirimkan lewat jalur 2 disebut sebagai paket 2.1, paket kedua sebagai paket 2.2 dan paket terakhir sebagai paket 2.3 Dari gambar tersebut kiranya jelas bahwa paket yang dikirimkan diberi label jalur yang harus dilewatinya dan paket tersebut akan tiba di stasiun yang dituju dengan urutan seperti urutan pengiriman.
Operasi Eksternal dan Internal Circuit Vitual dan Datagram
1. Interfase antara stasiun dan simpul Orientasi koneksi
Semua paket diidentifikasikan sebagai milik koneksi logik tertentu dan diberi nomor berurutan, sebagai layanan Eksternal Virtual Circuit, mis. X2G.
2. Tanpa Koneksi
Paket ditangani terpisah, sebagai layanan External Datagram, yang berbeda dengan operasi Internal diagram.
External virtual circuit, internal virtual circuit : Jika user meminta virtual circuit, sebuah dedicated route yang melintasi dalam jaringan akan dibangun. Semua paket mengikuti route yang sama.
External virtual circuit, internal datagram : Jaringan menangani tiap paket secara terpisah. Jadi, paket-paket yang berbeda dalam external virtual circuit yang sama akan mengambil route yang mungkin berbeda.
External datagram, internal datagram : Tiap paket diperlakukan secara bebas dari segi user atau dari segi jaringannya.
Perbandingan Circuit Virtual dan Datagram
Circuit Virtual
Jaringan dapat melakukan deretan dan kontrol kesalahan.
Paket diteruskan lebih cepat(tidak perlu jalur khusus).
Kurang handal (Simpul mengalami kegagalan seluruh sirkuit virtual yang melintasi simpul bisa hilang).
Datagram
Panggilan untuk setup fase dapat dihindari (lebih baik daripada paket-paket yang sedikit).
Lebih Reksible (jika terjadi kegagalan paket berikutnya dapat menemukan rute pengganti).
Ukuran Paket
Ada hubungan antara ukuran paket dengan waktu dalam pentransmisian data. Apabila data dipecah makin kecil membutuhkan waktu lebih cepat, dan tiap paket pecahannya harus disisipi headernya. Akan tetapi jika dipecah semakin kecil akan didapatkan waktu transmisi yang lebih besar dari sebelum paket lebih diperkecil lagi. Dalam hal ini harus dipilih pemecahan paket yang optimum.

Continue Reading
No comments
Share:

Wednesday, February 26, 2014

All About Alergi


1. Gejala Alergi
Gejala alergi hilang timbul dan bersifat polimorf (bermacam-macam)
  • Gatal/merah di kulit, mata, telinga, organ kewanitaan dll.
  • Biduran, kulit basah berair, kering bersisik, ketombe
  • Plenting berisi air/nanah, jerawat
  • Cairan/riak hidung, tenggorokan, paru, organ kewanitaan
  • Bengkak di hidung (hidung buntu), bengkak di amandel, asma, batuk, pusing, nyeri, kram.
  • Perut tidak nyaman, muntah, kembung, maag, diare, sembelit, sariawan, dll.
2. Tipe Alergi
  • Tipe Cepat : Keluhan segera
  • Tipe Lambat : Keluhan pada hari 3,4,7 dst.
  • Tipe Kumulatif : Keluhan terjaadi setelah tubuh terpapar alergen berkali-kali.

-) Semua zat dapat menyebabkan alergi, tidak harus yang amis-amis, misal : air minum, air mandi, air hujan, susu, sperma, sabun bayi, sabun cuci, debu, serbuk sari, asap knalpot, cat tembok, garam, gula, teh, cabe, matahari, keringat, udaa dingin, baju seragam, vitamin, obat herbal, obat jantung, dll.
-) Dingin / panas hanyalah suatu pemicu, ada alergen tersembunyi yang tidak disadari oleh pasien.
-) Sebenarnya alergi sudah ada di dalam tubuh seseorang, tetapi keluhan alergi belum tampak, karena manusia mempunyai mekanisme pertahanan tubuh. Jadi dengan pola makan/ pola hidup yang dulu tidak apa-apa, karena kontak terus, lama-lama meknisme pertahanan tubuh tidak mampu mengatasinya dan timbulah keluhan alergi
-) Dengan metode fisika kedokteran (tidak disuntik, tidak sakit, tidak minum obat) tubuh diselaraskan dengan alergen, sehingga tubuh bisa bersahabat dengan alergen.

Dari penjelasan diatas semoga anda dapat mengetahui apakah anda terserang Alergi atau tidak. Semoga dapat menambah pengetahuan anda.

sumber : Klinik Alergi Cosmetic (JL.Sriwijaya 236 Semarang)

Continue Reading
1 comment
Share:

Monday, February 3, 2014

Review Smartphone LG G2


LG G2 adalah smartphone canggih dari LG yang memiliki OS Android. Desainnya cukup lebar yaitu sekitar 5,2 inchi, sehingga kita akan dengan jelas membaca SMS, Melihat video atau untuk membaca Artikel di internet. LG G2 termasuk smartphone kelas High-End yang spesifikasinya lebih tinggi dibanding dengan saingannya seperti Samsung Galaxy S4, Sony Ericson Z Ultra, HTC One, dan Nexus One. Berikut perbandingan spesifikasi dari LG G2 dilihat dari kualitas grafik, tampilan layar, resolusi dll. 


Selain memiliki prosesor Snapdragon 800 Quad Core 2,26 Ghz dan ukuran RAM yang tinggi yaitu 2 Gb, L2 G2 juga di lengkapi dengan kamera 13 MP dengan teknologi OIS (Optical Image Stabilizer) yang akan menstabilkan fokus saat memegang kamera. Untuk lebih jelas mengenai spesifikasi L2 G2 ini silahkan di lihat rincian spesifikasi berikut :

Tipe ProsessorQualcomm MSM8974 Snapdragon 800 Quad-core 2.26 GHz 
Kecepatan ProsessorQuad-core 2.26 GHz 
Ukuran Layar5.2 Inch 
Tipe LayarTrue HD-IPS + LCD capacitive touchscreen 
Resolusi Layar1080 x 1920 pixels, (~424 ppi pixel density) 
Proteksi LayarCorning Gorilla Glass 3 
Kedalaman Warna16M colors 
Memori Internal32 GB, 2 GB RAM 
Kamera
  • Primary: 13 MP, autofocus, LED flash  
  • Secondary: 2.1 MP, 1080p@30fps  
AudioAudio Format: MP3/WAV/FLAC/eAAC+/AC3/WMA player 
Video
  • Video Format: MP4/DviX/XviD/H.264/H.263/WMV player  
  • 1080p@60fps, HDR, stereo sound rec., video stabilization  
Ragam PesanSMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM, RSS 
Ragam RingtoneVibration, MP3, WAV ringtones 
Koneksi NirkabelWi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, DLNA, Wi-Fi hotspot, Bluetooth v4.0 with A2DP, LE 
Antarmuka / Interface
  • Input:
    • microUSB v2.0 (SlimPort),  
    • USB On-the-go  
    • USB Host  
     
  • Output:
    • 3.5mm jack 
Tipe BateraiNon-removable Li-Po 
Kapasitas Baterai3000 mAh battery 
Waktu Bicara
  • 2G: Up to 16 h 30 min  
  • 3G: Up to 17 h 30 min  
Waktu Siaga
  • 2G: Up to 790 h  
  • 3G: Up to 900 h  
Model SIM CardMicro-SIM 
Sistem OperasiAndroid OS, v4.2.2 (Jelly Bean) 
Jaringan
  • 2G Network: GSM 850 / 900 / 1800 / 1900  
  • 3G Network: HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100  
  • 4G Network: LTE 900 / 1800 / 2100 / 2600 / 850  
Kecepatan DataHSDPA, 42 Mbps; HSUPA, 21 Mbps; LTE, Cat3, 50 Mbps UL, 100 Mbps DL 
RadioStereo FM radio with RDS 
GPSA-GPS support and GLONASS 
Dimensi138.5 x 70.9 x 8.9 mm 
Berat143 g 
Lain-lainFitur lain:
  • Active noise cancellation with dedicated mic  
  • TV-out (via MHL A/V link)  
  • SNS applications  
  • MP4/DviX/XviD/H.264/H.263/WMV player  
  • MP3/WAV/FLAC/eAAC+/AC3/WMA player  
  • Photo viewer/editor  
  • Document viewer  
  • Organizer  
  • Voice memo/dial/commands  
  • Predictive text input  

Baterai dari G2 cukup tahan lama karena memiliki kapasitas 3000 MiliAmpere. Kamera depan cukup jernih dengan kekuatan 2,1 MP. Layar dibekali dengan  Corning Gorilla Glass 3 sehingga aman dari goresan.
Sudah cukup membahas hardware, sekarang kita ke software dari G2. Pada smartphone ini ada fitur Guest Mode, jadi kita dapat memberikan hak akses apa saja yang dapat di tampilkan pada mode ini. Jadi tidak perlu khawatir jika HP anda di pinjam oleh Teman atau anak anda. Smartphone LG G2 dapat melakukan Multitasking yang artinya dapat melakukan lebih dari satu perkerjaan dalam satu waktu. Jadi anda bisa menonton video sambil buka file presentasi serta bermain game favorit pada saat bersamaan.

Kelemahan dan Kelebihan LG G2
Kelemahan
- Menggunakan Micro-SIM, jadi harus memotong kartu SIM menjadi lebih kecil.
- Baterai nya jadi satu dengan HP, Jadi tidak bisa lepas baterai.
- Tombol UP DOWN berada di belakang, di bawah kamera, jadi yang belum terbiasa akan sulit.
- Speaker ada di bawah sehingga akan tertutup tangan jika main game menggunakan 2 tangan landscape.

Kelebihan
- Tidak perlu sering menekan tombol ON/OFF karena cukup ketuk 2x di layar sudah bisa ON/OFF
- Memiliki 2 speaker stereo sehingga suara menjadi lebih jernih dan keras.
- Memiliki fitur Guest Mode jadi tidak perlu khawatir HP kita dipakai orang lain.
- Kamera dilengkapi Flash, sehinngga dapat pula berfungsi sebagai senter.

Perbandingan dengan Galaxy S4 dan Google Nexus 5

Hasil benchmark terlihat bahwa LG G2 lebih unggul, So, Do you wanna Try ?
Preview

Continue Reading
No comments
Share:

Tuesday, December 24, 2013

Real-Time Task Scheduling

Pada tulisan kali ini, saya akan membahas mengenai Penjadwalan Task pada sistem Real-Time.
A. Istilah-istilah Dasar
1. Task Instance, adalah task pada saat itu, munculnya sporadis (random). Penyebab munculnya task adalah dari Event.
2. Relative Deadline & Absolute Deadline
Absolute Deadline di eksekusi dari awal (dihitung dari waktu 0) sampai terjadi deadline. Sedangkan Relative deadline adalah task yang tiba-tiba muncul, biasanya lebih keci ari absolute.

3. Response Time (Waktu Tanggap)
waktu yang dibutuhkan (yang diukur dari  waktu  kedatangan  tugas)  agar task dapat menjalankan tugasnya.
4. Task  Precedence, adalah task yang saling mendahului.
5. Data Sharing, ada beberapa task yang memiliki data yang sama. Jika suatu task menerapkan data sharing maka tidak mungkin ada task precendence.

B. Tipe Task Real Time
1. Periodik Task, maksudnya task di jalankan secara periodik (berurutan) misal setiap 20 ms.
2. Sporadis Task, adalah task yang munculnya tidak tentu(kadang setiap 20 ms kadang setiap 40ms).
3. Aperiodik Task, adalah task yang sudah dibuat Hard Real-Time.

C. Task Scheduling
Scheduling digunakan untuk menentukan urutan eksekusi. Berikut adalah beberapa scheduling di Real-Time.
1. Valid Scheduler,  artinya schedule yang valid/benar. Valid disini maksudnya jika ada task yang mendapat prioritas dari prosesor maka tidak ada task lain yang mendahului.
2. Feasible Scheduler, Sebuah  jadwal  yang  valid  disebut  jadwal  yang  feasible  (layak), 
hanya  jika  serangkaian  tugas  memenuhi  masing-masing  konstrain  waktu  (deadline)  dalam 
jadwal tersebut.
3. Proficient Scheduler, Shcedule 1 lebih proficient dari yang lain, sehingga schedule 2 dll ikut menjadi proeficient.
4. Optimal Scheduler, dikatakan optimal jika dapat melakukan scheduler dengan benar (feasibly)
5. Scheduler Point, Titik penjadwalan pada scheduler (penjadwal) adalah titik pada garis 
waktu  di  mana  penjadwal  membuat  keputusan  mengenai  mana  tugas  yang  akan  dijalankan
berikutnya.
6. Preemptive Scheduler adalah Sebuah penjadwal preemptive adalah salah satu penjadwal  yang 
ketika  sebuah  tugas  dengan  prioritas yang lebih tinggi  tiba,  maka akan  menunda  semua tugas
dengan  prioritas  yang  lebih  rendah  yang  kemudian  mengeksekusi  dan  mengambil  tugas
prioritas yang lebih tinggi untuk dieksekusi. 
7. Utilization, rata-rata waktu yang digunakan untuk mengeksekusi task.
8. Jitter adalah  deviasi  (penyimpangan)  tugas  periodik  dari  perilaku  ketepatan 
periodik-nya. Jadi jika ada proses yang waktunya 10 ms tapi belum selesai di eksekusi.

Klasifikasi Scheduling dari Real Time
1. Clock Driven 
- Simple dan Efisien
- Proses penjadwalannya berbasis pada waktu
2. Even Driven
- Lebih canggih dari Clock Driven
- Proses penjadwalannya berbasis pada event
3. Hibrid
-Gabungan dari Clock dan Even Driven

Penjadwalan Event Driven
Penjadwalan  event-driven  merupakan  proses  penjadwalan  berdasarkan  kejadian. Kelas  penjadwalan  ini  biasanya  preemptive,  yaitu,  ketika  sebuah  tugas  prioritas  yang  lebih tinggi  dapat menghentikan proses dengan perioritas yang lebih rendah.

Tipe penjadwalan Event-Driven
1.  Simple priority-based
Contoh nyata dari Simple priority-based adalah foreground-background. Penjadwalan foreground-background  merupakan  proses  penjadwalan  dengan perioritas  tinggi (preemptive).  Dalam  penjadwalan foreground-background,  real -time  task dalam  aplikasi  dijalankan pada  foreground.  Sporadis, aperiodik, dan  non -real -time  tugas dijalankan  di  background.  Pada penjadwalan  foreground-background,  proses dapat berjalan bersama-sama  namun  task  dengan perioritas yang  lebih  tinggi  dijalankan  pada foreground dan task dengan perioritas rendah dijalankan pada background.
2.  Rate Monotonic Analysis (RMA)
Penjadwalan dilakukan berdasarkan deadline, yaitu semakin dekat deadline-nya maka semakin  tinggi prioritasnya,  dan  demikian  pula  sebaliknya.  Ketentuan  yang  berlaku,  ketika proses  akan mulai jalan, maka proses akan mengumumkan syarat deadline-nya pada sistem. Prioritas  harus  ditentukan  untuk menggambarkan deadline dari  proses  yang  baru  dapat berjalan.
3.  Earliest Deadline First (EDF)
Earliest  deadline  first  (EDF)  merupakan  algoritma  penjadwalan  dinamis  yang digunakan dalam sistem operasi real-time untuk menempatkan proses dalam antrian prioritas. Setiap kali acara penjadwalan terjadi (selesai tugas, tugas baru  dirilis, dll) antrian akan dicari untuk proses yang paling dekat dengan tenggat waktu. Proses ini adalah berikutnya yang akan dijadwalkan  untuk  eksekusi.  Dikatakan  dinamis  berarti sangat  dimungkinkan  untuk menentukan  nilai  prioritas  yang  tepat  untuk  suatu  task  pada  suatu  waktu dan  bias  juga menunjukkan bagaimana bias berubah sepanjang waktu.

Continue Reading
No comments
Share:

Thursday, November 21, 2013

Upgrade Samsung Galaxy Mini 2 Ke Jelly Bean (4.2.2)


Samsung Galaxy Mini 2 secara resmi hanya dapat di upgrade sampai dengan Gingerbread (2.3.6). Namun, seiring perkembangan teknologi di android, munculah versi-versi android yang lebih baru dan lebih canggih yang memungkinkan untuk dipasang aplikasi-aplikasi tertentu seperti BBM, Game Plants Vs Zombie 2 dll. Oleh karena itu karena, postingan pada kesempatan ini akan membahas cara upgrade Galaxy Mini 2 menjadi Jelly Bean (Versi Paling Baru Android).

Alat yang Dibutuhkan :
1. Laptop / PC
2. Kabel data Android.
3. HP Samsung Galaxy Mini

Software yang dibutuhkan :
1. Odin, download Disini
2. CWM Versi 6.0.3.3, download Disini
3. USB Driver, download Disini
4. Custom ROM JB 4.2.2 (cm-10.1-20131011-UNOFFICIAL-jenad), download Disini
5. Google Aplication (gapps-jb-20130301-signed), download Disini

Cara Install CMW (ClockWorkMod) via Odin
1. Install USB Driver di Komputer
2. Hubungkan Ponsel dengan PC menggunakan Kabel data
3. Masuk ke Download Mode, Caranya matikan ponsel kemudian tekan VOLUME UP + DOWN + POWER + MENU) Setelah muncul tulisan Samsung, lepas tombol power.
4. Ikuti Gambar di bawah.

5.Setelah terinstal, matikan HP dan tekan (VOLUME UP + DOWN + POWER + MENU), lepas tombol power setelah muncul tulisan samsung.

Step Selanjutnya Install Custom ROM JB 4.2.2 caranya sbb 
1. Copy kan file cm-10.1-20131011-UNOFFICIAL-jenad ke SD Card
2. Matikan HP, Masuk mode CWM (VOLUME UP + DOWN + POWER + MENU), lepas tombol power setelah muncul tulisan samsung.
3. Backup data yang ada di internal storage
4. wipe data
5. wipe cache partition
6. wipe dalvik cache
7. install zip from sd card /chose zip -> install rom hingga complete
8. Go back -> Mount and Stroage -> mount system dulu
9. Install zip from sd card /chose zip -> install gapps hingga complete
10. reboot
(Tunggu 5 s/d 10 Menit, Dan Selamat Datang di OS Jelly Bean)


Terima Kasih, Semoga Bermanfaat^^

Continue Reading
No comments
Share: