Showing posts with label Nasehat. Show all posts
Showing posts with label Nasehat. Show all posts
Showing posts with label Nasehat. Show all posts
Showing posts with label Nasehat. Show all posts

Tuesday, August 2, 2016

Mengapa Orang Menikah ?

Tulisan ini sebagai Nasehat Bagi Anda yang Belum Menikah Maupun yang Sudah Menikah 
nasehat menikah, nasehat islam, membangun cinta, renungan nikah

MENGAPA ORANG MENIKAH ?

Karena mereka jatuh cinta.
Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia ?
Apakah karena jatuh cinta ?
Bukan...
Tapi karena mereka terus membangun cinta.

Jatuh cinta itu gampang, dalam 10 menit juga bisa.
Tapi membangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup...

Mengapa jatuh cinta gampang ?
Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita.
Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi.
Dengan interaksi 24 jam per hari 7 hari dalam seminggu, semua belang tersingkap...
Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan membangun cinta. Jatuh cinta dalam keadaan menyukai.

Namun membangun cinta diperlukan dalam keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan ber-sama2 mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg2, walau ada beberapa hal peka untuk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah sex..
Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.

Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tapi neraka.

Apakah kondisi ini bisa diperbaiki ?
Tentu saja bisa, saat masing2 mengingat KOMITMEN awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan ??

Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah MEMBANGUN CINTA. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab.

Mau punya teman hidup ?
Jatuh cintalah....
Tetapi sesudah itu.. bangunlah cinta... Jagalah KOMITMEN awal.

1. KETIKA AKAN MENIKAH
Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak2 kita.
Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak2 kita.

2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua si gadis, tapi meminta kepada ALLAH SWT melalui wali si gadis.

3. KETIKA MENIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan negara, tetapi menikah di hadapan ALLAH SWT.

4. KETIKA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yang penuh onak & duri.

5. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

6. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK
Jangan membagi cinta anda kepada suami/isteri dan anak Anda, tetapi cintailah isteri atau suami Anda 100% & cintai anak2 Anda masing2 100%.

7. KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.

8. KETIKA ANDA ADALAH ISTERI
Tetaplah berjalan dengan gemulai & lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

9. KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.

10. KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa TIDAK DIDENGARKAN oleh orang tuanya.

11.KETIKA ADA 'PIL/ Pria Idaman Lain.
Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

12. KETIKA ADA 'WIL/ Wanita Idaman Lain.
Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

13. KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

14. KETIKA INGAT LANGGENG & HARUS GUNAKANLAH FORMULA 7K
1. Ketakutan akan ALLAH SWT
2. Kasih sayang
3. Kesetiaan
4. Komunikasi dialogis
5. Keterbukaan
6. Kejujuran
7. Kesabaran
Meskipun kita telah menikah dengan orang yang benar (tepat), tetapi kalau kita memperlakukan orang itu secara keliru, maka kita akhirnya akan mendapatkan orang yang keliru. Kebahagiaan dalam sebuah pernikahan tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan harus diupayakan.Tidak cukup hanya dengan memilih & nikah dengan orang yang tepat, tetapi jadilah pasangan yang TEPAT, & perlakukan pasangan dengan TEPAT pula.

Kita juga harus yakin kalau kita tidak salah memilih pasangan hidup. Kalau ALLAH SWT sudah ijinkan pernikahan itu terjadi, maka itu berarti DIA mempercayakan tanggung jawab rumah tangga itu kepada kita dan pasangan kita. Berbuatlah sesuai dengan apa yang telah engkau janjikan di hadapan ALLAH SWT untuk setia & saling menyayangi dalam segala keadaan.

MENIKAH DENGAN ORANG YANG BENAR (ATAU SALAH), ITU TERGANTUNG DARI "CARA" KITA MEMPERLAKUKAN PASANGAN.

Padahal ketika satu jari tunjuk kepada orang lain, empat jari yang lain mengarah ke diri sendiri. Jangan suka menghakimi tetapi kita harus saling mengasihi. Pernikahan adalah tiket 1x jalan, jadi pastikan bersama pasangan kita menuju tempat yang lebih baik dari saat ini.

Pernikahan adalah tempat  dimana kita dituntut menjadi dewasa & salah satu tanda dewasa adalah SIAP memikul tanggung jawab. Pernikahan bukan masalah feeling suka tidak suka, tetapi tentang KOMITMEN untuk saling melengkapi satu dengan yang lain karena kalian saling membutuhkan.

Masalah biasanya karena kita tidak memahami  perbedaan pria & wanita.
Jangan menuntut pasangan untuk berubah, KITA lah yang harus berubah lebih dulu.
Ingat.........
Better me = Better we.

3 KESALAHAN UMUM SUAMI :
1. Tidak perhatikan perasaan istri.
Laki lebih pakai logika , wanita pakai feeling.
2. Fokus memikirkan solusi daripada mendengarkan.
Wanita biasanya ingin didengarkan, dia ingin suami ikut merasakan apa yg dia rasakan.
3. Seringkali setelah bicara, suami pergi tanpa beri kepastian / jawaban.

3 KESALAHAN UMUM ISTRI :
1. Memberi petunjuk tanpa diminta.
Mungkin bagi istri menunjukkan perhatian tapi bagi suami merasa dikontrol.
2. Mengeluh tentang suami di hadapan orang lain.
3. Mencoba membenarkan pada saat suami lakukan kesalahan. (istri merasa lebih benar)

Berkomitmen lah seperti  ini :
1. Untuk tetap berpacaran.
2. miliki sexual intimacy regularly.
3. untuk saling bantu (jangan kritik pasangan).
4. Untuk punya romantic get away (liburan berdua)
5. komunikasi dengan jelas (saling cerita, terbuka, jangan biasakan bilang tidak dapat apa2 -- bila ada apa2, pasangan kita bukan dukun)
6. Bicarakan hal2 yang baik tentang pasangan (puji pasangan)
7. Untuk Jadi  pribadi yang lebih sehat dari sebelumnya. (Fisik yang sehat adalah kado buat pasangan)
8. Untuk  mudah mengampuni pasangan.
9. Untuk bergandengan tangan  & berpelukan.
10. Untuk hidυp dalam kebenaran.

*****************

10 Hukum PERNIKAHAN BAHAGIA :
1. Jangan marah pada waktu bersamaan
2. Jangan berteriak pada waktu yang bersamaan.
3. Jikalau bertengkar cobalah mengalah untuk menang.
4. Tegurlah pasangan dengan kasih.
5. Lupain kesalahan masa lalu.
6. Boleh lupain yang lain tapi jangan melupakan ALLAH SWT & pasanganmu
7. Jangan simpan amarah sampai matahari terbenam
8. Seringlah beri pujian pada pasangan.
9. Bersedia mengakui kesalahan.
10. Dalam Pertengkaran, yang paling banyak bicara, dialah yang salah.

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
PERNIKAHAN YANG BAHAGIA BUTUH JATUH CINTA❤ BERULANG-ULANG 😍

Semoga bermanfaat ^^

Continue Reading
No comments
Share:

Renungan : Yang Penting Mental Bukan Gelar

Share Pengalaman  Prof Dermawan Wibisono, Mahasiswa Teknologi Informasi angkatan 1984 yang sekarang menjadi dosen SBM ITB.
renungan online, nasehat, pengalaman, pendidikan mental

Cerita beraawal saat mendapat beasiswa ke Australia 1995, mahasiswa Indonesia sempat diinapkan 3 malam di rumah penduduk di suatu perkampungan untuk meredam shock culture yang dihadapi. Saya bersama dengan kawan dari Thailand menginap di Balarat, di peternakan seorang Ausie yang tinggal suami istri bersama dengan anak tunggalnya. Luas peternakannya kira-kira sekecamatan Arcamanik, dengan jumlah sapi dan dombanya, ratusan, yang pemiliknya sendiri tak tahu secara pasti, karena tak pernah menghitungnya dan sulit memastikannya dengan eksak.

Suatu sore saya terlibat perbincangan dengan anak tunggalnya di pelataran rumah di musim panas yang panjang, di bulan Janauari 1995.
Aussie : "Why so many people form your country take a PhD and Master degree here?"
Saya  : "Why not? Your country give a grant, not loan, for us? So, it is golden opportunity for us to get higher degree. Why you just finish your education at Diploma level, even it is free for Aussie to take higher degree?
Aussie : "I don't need that degree, my goal is just to get a skill how to make our business broader. Now I am starting my own business in textile and convection, so I just need the technique to produce it, not to get any rubbish degree "
Dua puluh tahun kemudian saya masih termenung, berusaha mencerna fenomena yang terjadi di negeri ini. Begitu banyak orang tergila-gila pada gelar doktor, profesor, sama seperti tahun 1970an ketika banyak orang tergila-gila pada gelar ningrat RM, RP, GKRH.
Dan tentu orang yang berusaha mendapatkan gelar itu tak terlalu paham dengan substansi yang dikandung dalam gelar yang diisandang. Pernah dengan iseng kutanyakan kepada supervisorku di Inggris sana, saat mengambil PhD:
"Why don't you take a professor?" tanya saya lugu kepada supervisorku yanng belum profesor padahal Doktornya cumlaude dan sudah membimbing 10 doktor baru.

Dengan serta merta ditariknya tangan kanan saya. Ditatapnya mata saya tajam-tajam.
"Look," katanya dengan muka serius:
 " *..Professor is not a status symbol or level in expertise, but professor is mentality, is a spirit, is a way of life, is a wisdom, so get it, is just the matter of time if you have ready for all requirements... But have you ready with the consequence of it?*"

Dan profesor saya lebih cepat, saya dapatkan dari pembimbing saya yang arif dan bijaksana itu. Merenungi dua kejadian itu, semakin saya sadari, bahwa Indonesia memiliki segala sumber daya untuk maju, tapi mentality lah yang menjadi kendala utama.

*_Social sciences dan social behaviour menjadi hal terpenting dalam study yang harus dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan IQ, EQ dan SQ yang tinggi. Dan celakanya, sudah lama kadung diyakini di sini bahwa ilmu eksakta lebih sulit dari pada non exacta. Dan persyaratan masuk jurusan non exacta yang di Australia butuh IELTS 7.5 dibandingkan dengan engineering yang hanya butuh 6.0, berbanding terbalik dengan yang diterapkan di sini. Akibatnya, negara menjadi amburadul karena yang banyak mengatur negara dan pemerintahan bukanlah orang yang memilki kemampuan untuk itu._*

Dari mana mesti mulai membenahi hal ini?
Pendidikan dasar dan Pendidikan Tinggi. Seperti Finlandia yang pendidikannya termasuk terbaik di dunia. Guru-guru di sana merupakan profesi terhormat dengan pemenuhan kebutuhan diri yang mencukupi. Jadi guru didapatkan dari the best of class dari level pendidikan yang ditempuh. Sehingga penduduk Finlandia sudah hampir 100% memiliki degree Master. Bukan didapatkan dari pilihan kedua, pilihan ketiga, atau daripada tidak bekerja.

Melihat acara Kick Andy beberapa hari lalu: Nelson Tansu dan Basuki, sebagai tamu undangan, adalah contoh konkrit, dua orang expert Indonesia yang qualified yang bekerja di negara USA dan Swedia, dan mereka tergabung dalam 800 orang expert Indonesia yang diakui di luar negeri dan bekerja di luar negeri. Artinya Indonesia bisa, Indonesia memiliki kemampuan. Yang menjadi masalah adalah how to manage them in Indonesia environment? How we arrange them, how to make synergy between government, industry, university to bring Indonesia together to be world class?

Melihat management pemerintahan yang amburadul?
Tidak usah susah-susah menganalisis dengan integral lipat tiga segala. Lihat saja satu spek sederhana: gaji Presiden yang 62.5 juta dan gaji menteri yang 32.5 juta dibandingkan dengan gaji direktur BUMN dan lembaga keuangan yang mencapai lebih dari 100 juta per bulan, itu sudah kasat mata, bahwa menentukan gaji saja sudah tidak memperhatikan: range of responsibility, authority, impact to the Indonesia society, dan sebagainya, apalagi menentukan yang lain. Semua asal copy paste dari luar tanpa melihat esensi yang dikandungnya.

Aku termenung, mengingat pembicaranku dengan ayahanda saat kelulusanku dulu 26 tahun yang lalu. Kepada beliau kuutarakan niatku untuk merantau ke luar negeri, dan apa jawab beliau:
*_"Tidak usah pergi, kalau semua anak Indonesia yang pintar ke luar negeri, siapa nanti yang akan mendidik orang Indonesa sendiri?"_*

Kini aku tergulung dalam idealisme, aktualisasi diri, dan kepatuhanku kepada orang tua.

*_"Hal yang paling kutakuti dalam hidup adalah jika dipimpin oleh orang-orang yang tidak sidiq, amanah, tabliq, fathonah. Dan terutama dipimpin oleh orang yang tidak lebih pandai, sehingga semuanya jadi kacau. Dan kekacauan terjadi di mana-mana, dalam berbagai level."_*

*_Renungan dan kegusaran seorang prof ITB_*

Continue Reading
No comments
Share:

Monday, February 23, 2015

Kisah Sebatang Pohon Apel dan Seorang Anak

nasehat, pohon apel, sayangi orang tua, hikmah

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel yang besar dan seorang anak bernama Sen Chung yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Dia senang memanjatnya hingga ke puncak pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran pada keteduhan rindang daun-daunnya. Dia sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula, pohon apel itu sangat mencintainya.
Waktu terus berlalu. Sen Cung kini telah tumbuh dewasa dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari dia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.

'Ayo ke sini bermain-main lagi denganku', pinta pohon apel itu.
'Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi', jawabnya. 'Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya'.

Pohon apel itu menyahut, 'Duh, maaf aku tak punya uang, tetapi kau boleh mengambil semua apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu'. Sen Chung sangat senang. Dia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan suka cita. Namun, setelah itu Sen Chung tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari Sen Chung datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. 'Ayo bermain-main denganku lagi', kata pohon apel.

'Aku tak punya waktu, aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?' katanya.

'Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua rantingku untuk membangun rumahmu', kata pohon apel. Kemudian, Sen Chung menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat Sen Chung senang, tapi Sen Chung tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, Sen Chung datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya. 'Ayo bermain-main lagi denganku', kata pohon apel.

'Aku sedih, Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal pesiar?' tanyanya.

'Duh maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah', kata pohon apel itu. Kemudian, Sen Chung memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Dia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya Sen Chung datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.
'Maaf, anakku', kata pohon apel itu. 'Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu'.

Lalu Sen Chung menjawab, 'Tak apa, aku pun sudah tak memiliki gigi lagi untuk menggigit buah apelmu'.
'Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat' kata pohon apel.

'Sekarang aku sudah terlalu tua untuk itu' jawab Sen Chung.
'Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini', kata pohon itu sambil menitikkan air mata.

'Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang', kata Sen Chung. 'Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu'.
'Oh, bagus sekali. Tahukah kamu, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang', kata pohon apel. Sen Chung lalu berbaring di pelukan akar-akar pohon apel. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.
Gan, ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau hanya dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Agan-agan mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

Sekian, Sedikit cerita yang dapat saya share. Semoga membuat pembaca semuanya sadar akan pentingnya jasa orang tua, sebagai tempat kita berbagi rasa suka dan duka. Jangan Lupa untuk Sering-sering Berkunjung ke Blog ini ya ^^

Sumber:http://www.kaskus.co.id/post/51a1da9f4f6ea13913000001#post51a1da9f4f6ea13913000001

Continue Reading
No comments
Share:

Friday, November 14, 2014

Renungan : Pemuda Idiot & Gadis Cantik


nasehat islam, renungan islam, motivasi, Pemuda Idiot, Gadis Cantik

Alkisah, ada seorang pemuda yang idiot menyukaiseorang gadis yang cantik dan kaya. Pemuda yang idiot itu selalu menunggu si gadis didepan pintu sekolah setiap pagi, selalu bermain besama.Hingga suatu saat setelah lulusan sekolah gadis itu menghampiri pemuda yang idiot itu, dan bercerita atas kelulusan sekolahnya. Sejak saat itu si pemuda idiot tidak pernah bertemu dengan gadis cantik itu lagi.

Selama 3 tahun si pemuda idiot selalu menunggu gadis itu di depan pintu sekolah, namun usahanya sia-sia karena si gadis tak pernah dijumpainya.. hingga suatu saat si pemuda idiot bertemu dengan gadis itu di pasar swalayan. Pemuda idiot menghampiri si gadis dan berkata kepadanya, "halo gadis kemana aja?? kenapa tidak sekolah??".. gadis itu berpura-pura tidak mengenal pemuda idiot itu.., karena malu berbicara dengan pemuda idiot di depan umum, si gadis lalu berkata."dasar idiot.. kamu jangan sok kenal deh!!, sory kamu itu siapa?? aku tidak menggenal kamu.. mungkin kamu salah orang!!".

Si pemuda idiot hati nya hancur, padahal dia membawa sepucuk surat dan bunga mawar untuk menggungkapkan perasaannya kepada si gadis. Selanjutnya entah kenapa si pemuda idiot bisa melupakan gadis itu..

10 tahun kemudian si gadis dan suaminya di undang di pesta makan malam oleh bosnya. Tak disangka gadis itu betemu dengan si idiot,kemudian gadis itu menghampirinya dan berkata, "dasar kamu idiot.. ngapain kamu di pesta ini?? kamu tidak pantas berada disini... pesta besar ini hanya untuk orang-orang yg pintar doank.. bukan untuk orang sepertimu.! dasar idiot..!!".

Si pemuda hanya bisa diam, dan menangis sambil pergi meninggalkan gadis itu.

Beberapa jam kemudian pembawa acara memberikan informasi akan dimulainya pesta.."perhatian bapak-bapak, ibu-ibu acara akan segera dimulai tolong semua merapat ke panggung.."Yth.Bapak direktur utama PT. IP Grop dipersilahkan untuk memberikan sambutan.."

Gadis itu kaget dan terkejut ternyata bos perusahaan suaminya itu adalah teman idiotnya dulu.. Suaminya lalu berkata kepada gadis itu.."Ma, pemuda itu bos ku.. setelah perusahaan papa bangkrut pemuda itu yang menggajak papa bekerja di perusahaannya.. bos ku terkadang idiot tapi dia sangat pintar dan perkerja keras".."kalau tidak ada pemuda itu, mungkin kita sudah jatuh miskin.. mama harus berterima kasih kepada pemuda itu.."

(gadis itu hanya bisa tersenyum-senyum untuk menutupi rasa malunya kepada pemuda itu..)

# gadis itu merasa tolol dan sangat menyesal dan malu.karena sering menghina pemuda idiot itu..
** ini hanya seuntaian cerita sebagai suatu perumpamaan yang mungkin bisa kita renungkan....

Terkadang orang yang kita rendahkan dan kita hina, kehidupannya akan lebih berhasil dari pada kita.. Orang yang kita rendahkan dan kita hina memakai hinaanya itu untuk menutupi kekurangannya dan untuk menggapai mimpi serta harapannya...

Continue Reading
No comments
Share:

Saturday, November 9, 2013

Daun Terbang karena Tiupan Angin atau karena Pohon tidak Memintanya untuk Tinggal?

POHON
Orang2 memanggilku "POHON" karena aku sangat baik dalam menggambar
pohon.
AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark
pada semua lukisanku.
AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali...
Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi
AKU tidak punya keberanian untuk mengatakannya...
Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy..
Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita
biasa saja.
AKU menyukainya..sangat menyukainya..
Gayanya yang innocent dan apa adanya..kemandiriannya..kepandaiannya dan
kekuatannya...
Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena...
AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku...
AKU takut...jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan
hilang...
AKU takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya...
AKU merasa dia adalah "sahabatku"...
AKU akan memilikinya tiada batasnya...tidak harus memberikan semuanya
hanya untuk dia...
Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan
selama 3 tahun ini...
Dia tau AKU mengejar gadis2 lain dan AKU telah membuatnya menangis
selama 3 tahun...
Ketika AKU mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya...
Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah..."lanjutkan saja" katanya,
setelah itu pergi meninggalkan kami.
Esoknya, matanya bengkak..dan merah...
AKU sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis... but
AKU tertawa...bercanda dengannya seharian di ruang itu...
Di sudut ruang itu dia menangis...dia tidak tau bahwa AKU kembali untuk
mengambil sesuatu yang tertinggal...
Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana....
Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya...
Pernah sekali mereka berdua perang dingin,
AKU tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin...
Tapi AKU masih tetap bersama pacarku...
AKU berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan
kaget...
AKU tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama
pacarku...
Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang
terjadi sebelumnya...
AKU tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit
hatiku sama buruknya dengan dia...
AKU juga sedih...
Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke 5,
AKU mengajaknya pergi...
Setelah kencan satu hari itu, AKU mengatakan bahwa ada sesuatu yang
ingin kukatakan padanya...
Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan
sesuatu padaku...
AKU cerita tentang putusnya AKU dengan pacarku...
Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang...
AKU tau pria itu...dia sering mengejarnya selama ini...
Pria yang baik, penuh energi dan menarik...
AKU tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku,
AKU hanya tersenyum dan mengucapkan selamat padanya...
Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan AKU tidak dapat
menahannya...
Seperti ada batu yang sangat berat didadaku...AKU tak bisa bernapas dan
ingin berteriak namun apa daya...
Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya...
Sudah sering AKU melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan
kehadirannya...
Handphoneku bergetar...ternyata ada SMS masuk...SMS itu dikirim 10 hari
yang lalu ketika aku sedih dan menangis...
SMS itu berbunyi,

"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?"


=================================================================

DAUN
AKU suka mengoleksi daun-daun, kenapa?
Karena AKU merasa bahwa DAUN untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak kekuatan.
Selama 3 thn AKU dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi
"Sahabat". Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya...
AKU mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya
- CEMBURU...
Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan
dengan menggunakan Lemon.
Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan...
Ketika mereka putus, AKU menyembunyikan perasaan yang luar biasa
gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia
bersama seorang gadis lagi...
AKU menyukainya dan AKU tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa dia tidak mau mengatakannya?
Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk melangkah?
Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih...
Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa...
AKU mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan...
Tapi, mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman?
Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati...AKU tahu kesukaannya...
kebiasaannya...
Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui...
Kau tidak mengharapkan AKU seorang wanita untuk mengatakannya bukan ?
Diluar itu, AKU mau tetap disampingnya...memberinya perhatian,
menemani, dan mencintainya...
Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku...
Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam...mengharapkan mengirim sms
Aku tau sesibuk apapun dia, dia pasti meluangkan
waktunya untuk ku.
Karena itu, aku menunggunya.
3 tahun cukup berat untuk kulalui dan aku mau menyerah.
Kadang aku berpikir untuk tetap menunggu.
Luka dan Sakit hati, dan dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini.
Ketika diakhir tahun ke3, seorang pria mengejarku, dia adalah adik kelasku,
setiap hari dia mengejarku tanpa lelah.
Dari penolakan2 yang telah ditunjukkan,
aku merasa bahwa aku ingin memberikan dia ruang kecil dihatiku.
Dia seperti angin yang hangat dan lembut,
mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon.
Akhirnya, aku sadar bahwa aku tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil dihatiku.
Aku tau Angin ini akan membawa pergi Daun yang lusuh, jauh dan ketempat yang lebih baik.
Akhirnya Aku meninggalkan Pohon, tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku
untuk tinggal.
“Daun terbang karena Angin bertiup atau Pohon tidak memintanya untuk tinggal”

ANGIN
Karena aku menyukai seorang gadis bernama Daun,
karena dia sangat bergantung pada Pohon, jadi aku harus menjadi Angin yang kuat.
Angin akan meniup Daun terbang jauh.
Ketika aku pertama kalinya, ketika 1 bulan setelah aku pindah sekolah.
Aku melihat seorang memperhatikan kami bermain sepakbola.
Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman2nya memperhatikan Pohon.
Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu dimatanya.
Ketika Pohon melihat kearah Daun, ada senyum dimatanya.
Memperhatikannya menjadi kebiasaanku, seperti daun yang suka melihat Pohon.
Satu hari, dia tdk tampak, aku merasakan kehilangan.
Seniorku juga tidak ada saat itu,
Aku pergi ke kelas mereka, melihat seniorku
sedang memperhatikan daun.
Air mata mengalir dimata daun ketika Pohon pergi,
besoknya, aku melihat Daun ditempatnya yang biasa, memperhatikan Pohon.
Aku melangkah dan tersenyum padanya. Menulis catatandan memberikan kepadanya.
Dia sangat kaget.
Dia melihat kearahku, tersenyum dan menerima catatanku.
Besoknya, dia datang, menghampiriku dan memberiku catatan.
Hati daun sangat kuat dan Angin tidak bisa  meniupnya pergi,
hal itu karena daun tidak mau meninggalkan Pohon.
Aku melihat ke arahnya dengan kata2 tersebut dan pelan pelan dia mulai berkata padaku dan menerima kehadiranku dan telp ku.
Aku tau orang yang dia cintai bukan aku,
tapi aku akan berusaha agar suatu hari dia menyukai aku.
Selama 4 bln, Aku tlah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya.
Setiap kali dia mengalihkan pembicaraan .. tapi aku tidak menyerah,
aku memutuskan untuk memiliki dia dan berharap
dia akan setuju menjadi pacarku.
Aku bertanya,” apa yang kau lakukan?
Kenapa kau tidak pernah membalas?”
dia berkata, “aku mengengadahkan kepalaku”.
“Ah?” Aku tidak percaya apa yang aku dengar.
“Aku mengengadahkan kepalaku” dia berteriak.
Aku meletakkan telp, berpakaian dan naik taxi
ketempat dia,
dan dia membuka pintu kemudian aku memeluknya kuat2.
“Daun terbang karena tiupan Angin atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal”.

– The End –

Continue Reading
No comments
Share: